Tidak Hafal Adzan, Siswa SD di Grobogan Dianiaya Guru Agamanya


Dibaca: 565 kali 
Rabu,23 November 2016 - 20:17:54 WIB
Tidak Hafal Adzan, Siswa SD di Grobogan Dianiaya Guru Agamanya EF (11) murid kelas 5 SDN 03 Tegowanu Kulon, Kecamatan Tegowanu, Grobogan di pelukan Ibunya saat ditemui faktajateng.com di rumahnya, Rabu (23/11/2016)./Dwi

 

GROBOGAN, FAKTAJATENG.COM - Penganiayaan guru kepada murid kembali terjadi, kali ini menimpa murid berinisial EF yang masih di bangku Sekolah Dasar Negeri 03 Tegowanu Kulon, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah.
 
Diduga siswa kelas 5 Sekolah Dasar yang berinisial EF tersebut dianiaya guru agamanya karena belum bisa menghafal adzan. Kejadian yang hingga kini ramai diperbincangkan oleh masyarakat Grobogan tersebut terjadi pada hari Jumat (18/11/2016).
 
Menurut keterangan korban EF (11), dia dipukul gurunya hanya gara-gara belum bisa menghafal adzan.
 
"Saya nggak mau masuk sekolah sana lagi. Saya maunya dipindahkan. Pak Guru galak, saya ditampar dan ditendang," kata EF sambil menangis, saat ditemui faktajateng.com di rumahnya, Rabu (23/11/2016).
 
Sesuai permintaan korban EF, ibu korban Bariyah (35) memindahkan anak sulungnya tersebut ke sekolah lain.
 
Kapolsek Tegowanu, AKP Bambang Warno, membenarkan kasus penganiayaan yang telah melibatkan oknum guru terhadap EF tersebut. Hanya saja sesuai hasil kesepakatan bersama, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
 
"Pak Y sudah meminta maaf dan membuat surat pernyataan. Pihak keluarga korban akhirnya menginginkan kasus diselesaikan secara damai. Tadi sudah kami mediasikan dengan Bapak korban," terang Kapolsek.
 
Namun dari keterangan ibu korban menganggap mediasi dan perdamaian itu tidak sah, karena tidak dipertemukan antara Pak Guru Y dengan si korban EF.
"Saya tidak tahu-menahu tentang mediasi itu, karena saya tidak diajak, bahkan anak saya juga tidak diajak, isi dari mediasi pernyataan damai tersebut apa saya juga tidak tahu-menahu, saya berharap KPAI sebagai lembaga perlindungan anak bisa mendengar kabar ini dan diusut kembali, kenapa begitu sepele hukum di Negeri ini.", jelas ibu korban.
 
 
Repoter: Dwi Shinoby
Editor: Dadang Pratama

Akses Faktajateng.com Via Mobile m.faktajateng.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
BERITA TERPOPULER
KANTOR PUSAT:
Email: redaksifaktajateng@gmail.com
DOWNLOAD APP FAKTAJATENG.COM