RUU PIMILU

DISKUSI RUU PEMILU , MAHASISWA HUKUM UNISSULA BELAJAR DARI PEMILU DKI


Dibaca: 198 kali 
Selasa,09 Mei 2017 - 02:02:01 WIB
DISKUSI RUU PEMILU , MAHASISWA HUKUM UNISSULA BELAJAR DARI PEMILU DKIPenyerahan plakat terhadap ketiga pembicara muh. yulianto, Ketua KPUD Jateng Joko Purnomo, Dekan Fakultas Hukum Prof. Gunarto

SEMARANG, FAKTA JATENG.com- Kelompok studi mahasiswa fakultas hukum unissula menggelar diskusi publik .Diskusi yang mengambil  tema  Implikasi Revisi Ruu Pemilu Terhadap Berdemokrasi Indonesia. Kegiatan yang digelar di kampus Fakultas hukum Universitas sultan Agung (Unissula)  pada Senin (9/5/2017).

Rancangan Undang Undang pemilu yang sedang dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) . RUU Pemilu yang akan menentukan proses pemilihan yang akan dilakuan pada 2019 untuk pemilihan presiden dan Calon legislatif. Yang sampai saat ini masih tarik ulur mengenai proporsi terbuka atau tertutup dalam pemilihan .

Tiga narasumber dalam diskusi yakni Muh yulianto pengamat politik Universitas Diponegoro , Ketua KPUD Jawa Tengah Joko Purnomo, dan Dekan Fakultas Hukum Unissula Prof .Dr.H.Gunarto, SH, SE, M.Hum . Dalam diskusi banyak bercermin pada pemilu 2014 dan Pilkada DKI . Dimana Pemilu 2014 dan Pilkada DKI banyak sekali memberikan gambaran bagaimana buruknya pilkada pada waktu itu .

Pemilihan Proporsi tertutup dan terbuka diharapkan mampu memperbaiki pemilu yang akan datang . Dan penentuan proporsi tertutup dan terbuka tidak keluar dari undang undang yang ada . Dikarenakan dalam proporsional tertutup banyak sekali keleliriuan.

Menurut Dekan Fakultas Hukum Unissula Prof .Dr.H.Gunarto, SH, SE, M.Hum menjelaskan penetapan proporsional tertutup itu keliru dikarenakan menyimpang dari undang – undang pemilu dimana pada ayat 6 mengenai kepemimpinan .

Dalam Diskusi ini Mahasiswa Hukum sangat antusias dan banyak menggali sumber informasi mengenai pemilu yang ada di Indonesia . Seperti mengenai politik bunga yang sedang terjadi di jakarta. Dimana politik bunga adalah salah satu dinamika yang terjadi di DKI Jakarta yang menjadi tren penyampain pendapat .

“kajian ini diharapkan dapat menjadi gagasan gagasan baru terhadap dinamika yang terjadi seperti Pilkada DKI , dengan cara itu dapat menjadi penanaman yang baik terhadap pilkada disemua tingkatan termasuk kampus “ ujar ketua KPUD Jawa Tengah Joko Purnomo

Presiden  PJS BEM Fakultas Hukum Unissula, Risnanda Awi Putra mengharapkan pemilu kedepan harus lebih baik apapun itu penetapan proporsi pemilu yang diputuskan sehingga tidak terjadi lagi adanya pragmatisme di tingkat bawah dan isu sara yang terjadi dalam pemilu .   


Akses Faktajateng.com Via Mobile m.faktajateng.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
BERITA TERPOPULER
KANTOR PUSAT:
Email: redaksifaktajateng@gmail.com
DOWNLOAD APP FAKTAJATENG.COM