Live In Go Green Kerabat Muda MSF Se-Jawa Plus


Dibaca: 395 kali 
Kamis,11 Mei 2017 - 16:49:33 WIB
Live In Go Green Kerabat Muda MSF Se-Jawa Plus15 Parokidi Jawa Plus perwakilan dari Kalimantan dan Para Berthinianist mengikuti kegiatan LIVE IN GO GREEN yang diselenggarakan oleh kerabat muda MSF, pada tanggal 29 April – 1 Mei 2017. Bertempat di Desa Wates, Parakan Kabupaten Temanggung-YAHANES BNP

TEMANGGUNG-FAKTAJATENG.com-Sebanyak 15 Parokidi Jawa Plus perwakilan dari Kalimantan dan Para Berthinianist mengikuti kegiatan LIVE IN GO GREEN yang diselenggarakan oleh kerabat muda MSF, pada tanggal 29 April – 1 Mei 2017. Bertempat di Desa Wates, Parakan Kabupaten Temanggung, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang datang dari tiap paroki MSF se- Jawa dan Kalimantan, di antaranya dari Paroki Keluarga Kudus Rawamangun, Paroki Ratu Rosari Jagakarsa, Paroki Keluarga Kudus Atmodirono, Paroki Santo paulus Sendangguwo, Paroki Santo Paulus Miki Salatiga, Paroki Kristus Raja Semesta Alam Tegalrejo, Paroki Stella Maris Jepara, Paroki Santo Petrus Purwosari, Paroki Santo Paulus Kleco, Paroki Santo Yusuf Pati, Paroki Santo Jphanes Evangelista Kudus, Paroki Santo Petrus dan Paulus Temanggung, Paroki Keluarga Kudus Parakan, Paroki Hati Yesus Mahakudus Purwodadi, Paroki Keluarga Kudus Banteng, Paroki Sekatak, Paroki Juata Permai, Paroki Mara I dan Para Postulan MSF. Tema “Go Green” diambil untuk kegiatan live in kali ini bertujuan mengajak OMK menjadi agent of changes yang semakin terlibat dalam menjaga kelestarian dan keutuhan alam ciptaan, sekaligus untuk memperkenalkan dan membentuk Kerabat Muda MSF di seluruh paroki MSF serta menumbuhkan semangat persaudaraan di antara OMK.

Setelah berkumpul dan melakukan registrasi ulang di Gereja Parakan, para peserta melanjutkan perjalanan menuju desa Wates. Sesampainya di Balai Desa, para peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk tinggal bersama dengan warga setempat. Materi tentang “Merawat Bumi” yang disampaikan oleh Rm. Andre, MSF mengawali kegiatan ini, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari Kerabat Muda MSF.

Keesokan Harinya para peserta mengikuti misa di Bukit Larikan, yang merupakan salah satu pesona wisata yang dimiliki desa Wates, diperlukan waktu sekitar 30 menit untuk dapat sampai di puncak Bukit Larikan. Perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Rm Simon Petrus Sumargo, MSF , Rm YPA Jayeng Siswanto, MSF , Rm H. Adi Wijayanto, MSF , Rm Mateus Wahyudi, MSF , Rm Andreas Tri Kurniawan, MSF , Rm Bernardus Bradja Hartono Saputra, MSF dan  2 Diakon yakni Diakon Agung, MSF dan Diakon David, MSF  Berjalan dengan sangat hikmat ditambah kehadiran warga sekitar yang turut hadir sambil membawa sejumlah persembahan berupa hasil lading di antaranya sawi, kentang, wortel dan beberapa sayur mayur. Seusai komuni, anak-anak kecil yang tergabung dalam PIA Mempersembahkan lagu Aku Anak Misioner yang kemudian mendapat sambutan tepuk tangan dari semua peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menanam bibit tanaman yang sudah dibawa dari masing-masing paroki sebagai salah satu wujud kegiatan go green. Para peserta menanam sendiri langsung bibit yang telah tersedia dengan peralatan yang sudah dibawa masing-masing.

Setelah itu, para peserta dipersilahkan untuk pulang dan mengakrabkan diri dengan keluarga yang ditinggali masing-masing. Tak ketinggalan acara pentas seni diadakan di sore hari, yang merupakan ajang unjuk gigi dari masing-masing paroki dengan menampilkan berbagai kreatifitas seperti drama, akustik, membaca puisi, gerak lagu, dan masih banyak lagi.

Para peserta juga diajak untuk menikmati keindahan alam dengan mendaki Puncak Rotodowo atau yang biasa disebut dengan Bukit Rindu yang berada di ketinggian ±2000 mdpl, dan tidak lupa diajak untuk memungut dan membawa turun serta setiap sampah yang ditemui selama perjalanan sebagai wujud turut menjaga kelestarian alam. Harapan dari kegiatan ini semoga para peserta mampu menyebarkan semangat go green di masing-masing paroki dimulai dari hal-hal yang sederhana.

Romo JPA Jayeng Siswanto, MSF mengatakan pelaksanaan live in go gren kerabat muda MSF se Jawa plus oke banget karena di dalam kegiatan itu menumbuhkan kaum muda memiliki semangat mencintai alam, berakrab dan mempunyai kepedulian dengan alam. Yang mengesan kerabat muda dengan semangat menanam dan memungut sampah tanpa merasa risih atau jijik. Kerabat muda membangun keakraban baik dengan sesama peserta dari paroki lain maupun dengan keluarga yang ditempati selama live in go green ini. Rupa-rupanya mereka sangat menikmati kesejukan udara desa wates yang mempunyai ketinggian 1700 dpl. Harapannya semoga dalam diri orang muda semakin tumbuh rasa peduli pada alam untuk mendukung keutuhan alam ciptaan. Orang muda semakin bijak dan peka untuk menempatkan sampah bagaimana mestinya, orang muda semakin mencintai kehidupan. Selain itu tumbuh keakraban diantara orang muda lintas paroki dan semakin bersemangat dalam menggereja, bermasyarakat dan hidup sosial. (Yohanes Bonar Novi Priatmoko)

 


Akses Faktajateng.com Via Mobile m.faktajateng.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
BERITA TERPOPULER
KANTOR PUSAT:
Email: redaksifaktajateng@gmail.com
DOWNLOAD APP FAKTAJATENG.COM