HARLAH KOMPAK KE-III TAHUN

Nastain dan Agus Pimpin KOMPAK Jateng


Dibaca: 365 kali 
Minggu,28 Mei 2017 - 15:43:47 WIB
Nastain dan Agus Pimpin KOMPAK JatengMuhammad Nastain dan F. Agus Suryono, ACB resmi menjadi pimpinan KOMPAK Jateng dalam acara Gathering dan Perayaan Hari Lahir (Harlah) Ke-III KOMPAK di Camp Mawar, Kabupaten Semarang-Dadang DP.

SEMARANG,FAKTAJATENG.com-Pelaksana tugas (Plt) Ketua Bidang Konsultasi pada Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kota Semarang, Muhammad Nastain resmi terpilih menjadi Ketua Umum pada Komunitas Pemerhati Korupsi (KOMPAK) Jawa Tengah menggantikan Muhammad Kurnia, dalam agenda kegiatan Gathering dan Perayaan Hari Lahir (Harlah) Ke-III KOMPAK di Camp Mawar, Kabupaten Semarang.

Terpilihnya Nastain tersebut setelah mengalahkan dua rivalnya yakni staf Legal PT. Malindo Feedmill, Grobogan, Imron Safii dan Sekretaris Komite Wilayah (KW) Liga Mahasiswa Nasdem (LMN) Jateng, Akbar Reksa Bahtiar. Selain Nastain, Ketua Dewan Pembina KOMPAK yang awalnya didapuk Bung Joko, juga resmi di regenerasikan kepada Bung F. Agus Suryono, ACB.

Pemilihan itu dilangsungkan dalam acara Musyawarah Bersama pada 20-21 Mei 2017 kemarin, yang dihadiri pendiri KOMPAK, Bung Joko dan Dwi Siswanto serta sejumlah pengurus sebelumnya seperti, Dian L. Hura dan Sekti Wibowo.

Ketua Panitia Acara, Dwi Siswanto mengatakan, KOMPAK berbeda dengan komunitas-komunitas lain yang biasanya berdasarkan hobi, kegemaran dan teman sepermainan, melainkan kelompok ini berdiri untuk mengawal kasus-kasus korupsi di Jawa Tengah. Komunitas tersebut berdiri pada Jumat, 15 Mei 2015 lalu, tepat pukul 21:45 WIB, di pojok warung rakyat Telkom Pleburan, Kota Semarang yang dideklarasikan oleh delapan orang mulai dari mahasiswa, aktifis, jurnalis, buruh hingga pengacara muda.

Melalui tema yang diangkatnya yakni “Aksi Nyata, Walau Komunitas Semata”, Dwi mengajak generasi muda dan anggotanya agar tidak apatis terkait masalah korupsi. Jika apatis akan menjadikan kasus korupsi semakin merajalela.

“Kami selalu mengajak semua masyarakat untuk bareng-bareng mencari orang baik yang peduli terhadap masalah korupsi ini. Namun, kami tidak berharap mereka bergabung dalam komunitas, hanya berusaha mengajak mereka tidak apatis terhadap korupsi,” kata Dwi kepada Faktajateng.com, Minggu (28/5/2017).

Ketua Umum KOMPAK Jateng terpilih, Muhammad Nastain menjelaskan, kalau KOMPAK adalah komunitas biasa seperti halnya komunitas mobil atau sepeda motor, bukan LSM ataupun organisasi masyarakat atu organisasi kepemudaan yang resmi dan legal.

Nastain juga memastikan seluruh anggotanya, nantinya akan ditanamkan nilai-nilai antikorupsi yang meliputi jujur, disiplin, tanggung jawab, adil, berani, peduli, kerja keras, sederhana, dan mandiri.

Selain itu, lanjut Nastain, akan memberikan pembelajaran tentang prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, kewajaran, kebijakan dan kontrol kebijakan dalam organisasi atau individu serta masyarakat.

“Dengan demikian, nilai-nilai dan prinsip-prinsip antikorupsi harus tertanam dalam diri setiap individu, agar terhindar dari perbuatan korupsi,”imbuhnya.   

Ketua Dewan Pembina KOMPAK Jateng terpilih, F. Agus Suryono, ACB menyampaikan, upaya pencegahan korupsi dapat dimulai dengan menanamkan nilai-nilai antikorupsi pada semua individu. Menurutnya, pada dasarnya korupsi terjadi karena adanya faktor internal (niat) dan faktor ekstrenal (kesempatan).

“Niat lebih terkait dengan faktor individu yang meliputi perilaku dan nilai-nilai yang dianut, seperti kebiasaan dan kebutuhan, sedangkan kesempatan terkait dengan sistem yang berlaku. Untuk itu butuh peran semua pihak dalam pencegahannya,”sebutnya.

Reporter : Dadang DP

Editor: Aryo Permana.

  
 

 


Akses Faktajateng.com Via Mobile m.faktajateng.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
BERITA TERPOPULER
KANTOR PUSAT:
Email: redaksifaktajateng@gmail.com
DOWNLOAD APP FAKTAJATENG.COM