Bukber Kebangsaan KAI Jateng

John Richard: Integritas Advokat Harus Pada Kebenaran.


Dibaca: 71 kali 
Senin,12 Juni 2017 - 17:47:17 WIB
John Richard: Integritas Advokat Harus Pada Kebenaran.DPD KAI Jateng Bukber Kebangsaan Bareng AJB di Balroom Rinjani View Semarang-Dadang DP

SEMARANG,FAKTAJATENG.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah sukses gelar Buka Bersama (Bukber) Kebangsaan bersama Advokat Jateng Bersatu (AJB), dalam agenda tersebut sejumlah agenda dan evaluasi juga dipaparkan secara terbuka, yang diadakan di Hotel Rinjani View Semarang, Sabtu (10/6/2017) malam.

Dalam sambutannya, Endah Prasetyaningsih selaku ketua panitia menyampaikan, selama ramadhan KAI harus benar-benar mampu memanfaatkan waktu untuk lebih dekat dengan tuhan dan keluarga. Menurutnya, kedua subjek itu yakni tuhan dan keluarga adalah hal terpenting dari segalanya, bagaimanapun dalam menjalankan profesinya, advokat harus selalu mengigat kedua subyek itu sebagai landasan selama bekerja. 

Endah juga menyampaikan untuk seluruh anggota KAI agar kembali hadir pada 16 Juni mendatang, karena organisasinya akan mengadakan agenda Bukber 1000 Hati, bertemakan "Charity For Unity" di seputar taman Menteri Supeno, Semarang, yang akan dihadiri langsung oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Sementara itu, Ketua KAI Jateng John Richard Latuihamallo menyampaikan, kalau KAI juga akan mengadakan Ujian Calon Advokat (UCA) 28 Juli 2019 mendatang, namun pembukaan pendafaran sdh bisa dilakukan mulai 12 Juni 2017 karena ditutup 1 Juli 2017.

"Pendaftaran bisa dilakukan di kantor DPD KAI Jateng, Jalan Singosari 1 Selatan, nomor 6 Semarang atau di kantor DPC KAI Seluruh Jateng,"kata John dalam sambutannya, dismabut tepuk tangan.

John mengatakan, KAI sebagai mana labelnya adalah advokat pejuang, maka sudah sepatutnya anggotanya memiliki integritas advokat yang berpihak kepada kebenaran, menjaga keteraturan dalam pergaulan di maayarakat maupun antara sesama organisasi advokat. Ia mengatakan advokat juga harus mengerti dan memahami jati diri advokat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) advokat. 

Tak hanya itu, John juga meminta seluruh advokat harus kritis terhadap situasi perkembangan penegakkan hukum, khususnya yang ada di Jateng. Akan tetapi, lanjut John, apabila mengkritisi juga dengan bahasa santun sesuai prosedur yang ada artinya, saling menghormati dan menghargai para penegakk hukum lainnya.

"Tentunya sepanjang penegak hukum melanggar aturan hukum dan hak-hak klien yang dibela,"tuturnya.

John juga meminta advokat harus aktif berkordinasi dalam menyampaikan pengertian-pengertian, pemahaman, dan membenarkan maupun meluruskan serta mengarahkan pelaksanaan permaslahan hukum agar tetap sesuai prosesur hukum yang ada. 

"Apabila penegak hukum masih tetap tidak menghormati dan tetap melakukan pelanggaran hukum dalam proses penegakkan hukum, maka advokat harus mengambil langkah lebih nyata, sesuai prosedur yang telah diatur oleh UU,"ungkapnya. 

John juga berharap advokat mampu dan kritis melihat kasus-kasus yang merugikan masyarakat, khususnya terkait kasus tindak pidana korupsi, karena penegakkan hukum yang salah cenderung membudaya. Untuk itu, ia meminta agar advokat turut serta mendorong agar penerapan hukum terhadap kasus korupsi bisa berjalan dengan maksimal.

Terkait masalah kebangsaan maupun nasionalisme, diakui John, setiap advokat jangan diragukan lagi karena sudah dibuktikan saat pertama kali diangkat sebagai advokat dan melaksnakan sumpah sebelum menjalankan profesinya, untuk taat dan setia pada UUD 1945 dan Pancasila. 

"Maka advokat wajib untuk mematuhi sumpah profesinya tersebut. Bagaimanapun cinta tanah air, nasionalisme, pancasialis maupun menjaga kebhinekaan sudah harga mati,"tandasnya.

Reporter: Imron Safii

Editor: Aryo Permana


Akses Faktajateng.com Via Mobile m.faktajateng.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
BERITA TERPOPULER
KANTOR PUSAT:
Email: redaksifaktajateng@gmail.com
DOWNLOAD APP FAKTAJATENG.COM